Kamis, 20 September 2012

MATERI PEMBELAJARAN (Motor Bakar)


1.            Motor Bakar

Motor bakar dibedakan menjadi dua:
Motor Bakar Luar (external combustion engine)
Yaitu mesin yang menghasilkan tenaga untuk diri sendiri dan mesin lainnya dari energi pembakaran secara tidak  langsung. misal : Mesin Uap, mesin nuklir

Motor Bakar Dalam (internal combustion engine)
Yaitu mesin yang menghasilkan tenaga untuk diri sendiri  dan mesin lainnya dari energi pembakaran secara langsung Misal : Mesin Bensin, Mesin Diesel

Asal Mula Tenaga



Komponen Dasar Motor 4 tak dan 2 tak
Motor 4 tak

1. Kepala Silinder (Cylinder Head/ Cylinder Cop), terdiri atas : Mekanisme Klep & Busi
2. Silinder (Cylinder Comp)
3. Torak (Piston/Seher)
4. Batang penghubung (Connecting Rod/ Stang Seher)
5. Poros engkol (Crankshaft/ kruk as)


 
Motor 2 tak








SIKLUS MESIN

Mengisi silinder dengan campuran yang mudah terbakar 1. Langkah Isap
Menekan campuran tersebut sampai pada volume tertentu 2. Langkah Kompresi
Menyalakan campuran sehingga mengembang dan menghasilkan tenaga 3. Langkah Usaha
Mengeluarkan gas - gas yang telah terbakar dari dalam silinder 4. Langkah Buang

Istilah Mesin

TMA : Titik Mati Atas (TDC : Top Dead Center)
Batas pergerakan piston paling atas
TMB : Titik Mati Bawah (BDC : Bottom Dead Center)
Batas pergerakan piston paling bawah
L : Langkah Piston (S: Stroke)
Langkah pergerakan piston dari TMA ke TMB atau sebaliknya

Prinsip Kerja Mesin 4 Tak
Satu siklus terdapat 4 kali langkah piston , 2 ke atas dan 2 ke bawah. Sehingga dalam satu siklusnya tercapai dalam 2 putaran poros engkol.

LANGKAH ISAP

Piston bergerak dari TMA ke TMB
Katup masuk terbuka
Katup buang tertutup
Kevakuman dalam ruang silinder mengakibatkan udara mengalir ke dalam silinder dan bercampur bensin dari karburator.


LANGKAH KOMPRESI

Piston bergerak dari TMB ke TMA
Katup masuk tertutup
Katup buang tertutup
Gas campuran bensin dan udara dikompresikan hingga mencapai tekanan dan suhu yang tinggi.
Beberapa derajat sebelum piston mencapai TMA busi memercikkan bunga api.



Proses pembakaran menimbulkan energi panas dan menekan piston menuju TMB.
Katup masuk tertutup
Katup buang tertutup
Piston bergerak dari TMA ke TMB
Gerak bolak-balik piston akan diteruskan oleh batang penghubung (stang seher) ke poros engkol untuk diubah menjadi gerak putar yang digunakan untuk menggerakkan kendaraan.

LANGKAH BUANG

Piston bergerak dari TMB ke TMA
Katup masuk tertutup
Katup buang terbuka
Gas bekas didorong piston keluar melalui saluran buang dan muffler menuju ke udara luar.





Prinsip Kerja Mesin 2 Langkah
Proses kerja mesin hanya diselesaikan dalam 1 putaran engkol, sehingga setiap satu gerakan piston melakukan 2 proses kerja.
LANGKAH HISAP DAN KOMPRESI



Setengah putaran pertama atau 180º , piston bergerak dari TMB ke TMA.
Di Atas Piston
Akhir pembilasan diikuti Langkah Kompresi
Setelah dekat TMA Pembakaran dimulai

Di Bawah Piston
Langkah Hisap/Pengisian ruang engkol (Campuran bahan bakar dan udara baru masuk keruang engkol melalui saluran masuk)
LANGKAH USAHA , BUANG DAN  BILAS




Setengah putaran kedua atau 360º , piston bergerak dari TMA ke TMB.
Di Atas Piston
Terjadi Langkah Usaha , Buang dan Bilas
Akibat pembakaran, tekanan mendorong torak ke TMB. Saluran buang terbuka, gas bekas terbuang dan didorong gas baru (pembilasan)

Di Bawah Piston
Kompresi karter (Campuran bahan bakar dan udara di ruang engkol tertekan dan akan naik keruang atas torak lewat saluran bilas)
               
Perbandingan Mesin  
4 LANGKAH DAN 2 LANGKAH

Mesin 4 Langkah
Keunggulan :
Hemat bahan bakar & Ramah lingkungan, karena kerugian gas baru yang terbuang bersama gas buang sangat kecil & sistem pembakaran yang lebih sempurna
Sistem pelumasan lebih sempurna
Daya tahan mesin pada jarak jauh lebih baik
Jangka waktu overhaul lebih lama
Hemat pemakaian minyak pelumas
Engine brake lebih besar

Kerugian :
Konstruksinya lebih rumit
Akselerasi lebih lambat
Mesin 2 Langkah

Keunggulan :
Konstruksinya lebih sederhana
Akselerasi lebih baik

Kekurangan :
Sistem pembuangan kurang sempurna
Motor bekerja tidak teratur pada putaran rendah
Pelumasan relatif kurang sempurna
Jadwal perawatan lebih singkat

Diagram katup

















Tidak ada komentar:

Cloudns