Selasa, 27 Desember 2011

Tips sistem bahan bakar


 
Karburator

Karburator salah satu komponen yang paling penting kalau motor kita ingin enak diajak jalan. Harus rajin-rajin membersihkan karburator.
Caranya:

1. Bersihkan filter udara/penampung debu.
Lepaskan filter udara yang terpasang pada mulut karburator, lepas busa filter lalu bersihkan dengan cairan pembersih, kemudian biarkan kering sendiri. Jangan dibersihkan dengan cara disemprot udara bertekanan tinggi, karena dapat menyebabkan rusaknya pori-pori busa filter tersebut.
2. Bersihkan karburator.
Buka karburator dengan cara melepas baut-baut pengikat, tutup karburator, katup cuk/choke, kran bensin. Gunakan kunci yang sesuai agar alat-alat tersebut tidak gampang dol. Lepas komponen-komponen karburator lalu tempatkan dalam wadah yang berisi cairan pembersih, biar gampang paka aja cairannya bensin. Lepas mangkok karburator, pelampung dan jarum pelampung, main jet, pilot jet, dan yang lainnya. Hati-hati terhadap parts yang kecil-kecil dan seal/karet pelindung, tempatkan dalam wadah yang mudah terlihat, agar nanti saat pemasangan tidak bingung mencarinya.
Jika sudah terlepas semuanya maka bersihakan karburator dengan kuas, lalu semprot lubang-lubangnya dnegan udara bertekanan tinggi. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kotoran pada spuyer-spuyer, Jangan terlalu banyak mengamplasnya, karena dapat menyebabkan perubahaan ukuran diameter spuyer. Setelah bersih, pasang kembali spuyer-spuyer tersebut. Gunakan obeng spuyer dan pengecangannya jangan terlalu keras, cukup gunakan dua jari pada ujung obeng.
3. Setel tinggi pelampung.
Sebelum dipasang komponen-komponen karburator, jangan lupa untuk mengatur tinggi pelampung bensin dengan menggunakan jangka sorong/stigmat.
4. Rakit karburator.
Pasang kembali bagian-bagian karburator yang tadi dilepas. Rakit karburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kongdisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam smpai mentok, lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor kita.
Setel juga baut penyetel langsam yang terletak di pinggir badan karburator. Setel pada keadaan panas mesin yang ideal. Setelan putaran mesin jangan terlalu rendah atau pelan, hal ini dapat menyebabkan oli tidak dapat naik karena tidak terpompa akibat rendahnya putaran mesin.

NB : Utk jangka waktu pembersihan karburator jangan terlalu sering dilakukan krn dpt mmbwat baut cpt aus klo sering dibongkar pasang.

Waspada Komponen Rawan Karat, Akibat musim hujan

Waspada Komponen Rawan Karat


Pakai part asli memang lebih baik ketimbang part aspal. Selain awet, kwalitasnya juga terjamin. Tapi saking awetnya, kadang pemilik motor lupa sama kondisinya. Contoh bila baut pengikat sudah macet, sehingga susah pada saat mau dibuka untuk melakukan pergantian.

Biasanya problem ini akibat lupa kontrol karena tampilan luar masih bagus dan enak dipakai. Akibatnya baut pengikat jadi lengket dan susah waktu mau dibuka, seperti terjadi pada komponen bagian cakram depan atau belakang. Sehingga kadang butuh cairan penetran untuk mengatasinya.

Kondisi ini terjadi karena korosi pada ulir baut bagian dalam yang mengakibatkan karat jadi bikin susah ketika mau dibuka. Apalagi korosi disebabkan genangan air hujan dan kotoran yang melekat. Atau air dari bekas cucian yang bercampur sabun. Sehingga reaksi kimia tadi membuat kedua komponen sulit dilepas.

Menghindari kondisi ini, ada baiknya kontrol komponen tersembunyi di antara komponen yang dipasang setiap saat. Agar korosi di bagian dalam tidak semakin parah. Lakukan pengecekan setiap 6 bulan atau setahun sekali biar enggak terjadi korosi. Semua dapat dilakukan tanpa harus ke bengkel.

Cloudns